PKPA Distribusikan 1.126 Jerigen kepada Warga di Tiga Desa Aceh Tamiang, Dukung Ketersediaan Air Bersih Pascabanjir

0:00

Aceh Tamiang – ragamrajawalinusantara.id | Upaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat pascabencana banjir terus dilakukan melalui berbagai bentuk dukungan kemanusiaan. Yayasan Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA), melalui proyek INSIGHT, mendistribusikan sebanyak 1.126 jerigen kepada warga di tiga desa mitra di Kabupaten Aceh Tamiang, yakni Desa Rantau Bintang, Desa Pantai Cempa, dan Desa Pengidam.

Distribusi bantuan yang berlangsung secara bertahap pada 22–24 September 2026 tersebut menjangkau 1.126 kepala keluarga (KK). Bantuan ini ditujukan untuk mendukung kebutuhan rumah tangga dalam menyimpan persediaan air bersih agar lebih mudah diakses dan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Penyaluran dilakukan selama tiga hari dengan pembagian yang disesuaikan dengan jumlah keluarga penerima manfaat di masing-masing desa. Pada 22 September 2026, sebanyak 386 jerigen disalurkan kepada warga Desa Rantau Bintang. Sehari kemudian, 23 September 2026, distribusi dilanjutkan di Desa Pantai Cempa dengan jumlah 443 jerigen. Sementara itu, pada 24 September 2026, sebanyak 297 jerigen disalurkan kepada warga Desa Pengidam.

Baca juga Artikel ini:  Antara Musrenbangdes dan "Titipan" Datok Penghulu Pantai Tinjau "Ada Program titipan Rp.141 Juta", Camat Sekerak dan Pendamping Desa Absen

Dengan demikian, total 1.126 jerigen telah didistribusikan kepada masyarakat di ketiga desa tersebut.

Menjawab Kebutuhan Dasar Rumah Tangga

Bagi masyarakat, ketersediaan wadah penyimpanan air merupakan salah satu kebutuhan penting dalam menunjang aktivitas sehari-hari. Jerigen yang dibagikan diharapkan dapat membantu keluarga menjaga persediaan air sehingga lebih mudah digunakan ketika dibutuhkan.

Sejumlah warga Desa Rantau Bintang dan Desa Pantai Cempa menyampaikan bahwa bantuan jerigen tersebut bermanfaat untuk menyimpan persediaan air bersih di rumah. Sementara itu, seorang warga Desa Pengidam mengungkapkan bahwa jerigen yang diterimanya akan dimanfaatkan untuk menampung air, terutama air minum.

Pemanfaatan bantuan sesuai kebutuhan rumah tangga tersebut menunjukkan pentingnya dukungan sarana penyimpanan air bagi masyarakat. Ketersediaan wadah yang memadai dapat membantu keluarga mengelola persediaan air secara lebih praktis, terutama ketika akses terhadap air bersih masih menjadi perhatian dalam proses pemulihan pascabencana.

Baca juga Artikel ini:  Peluncuran Calon Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2024

Meski demikian, penggunaan jerigen sebagai wadah penyimpanan perlu disertai dengan praktik pengelolaan air yang aman, termasuk menjaga kebersihan wadah dan memastikan kualitas air yang disimpan layak digunakan sesuai peruntukannya.

Bagian dari Dukungan Pemulihan Pascabencana

Distribusi jerigen ini merupakan bagian dari dukungan PKPA melalui proyek INSIGHT untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di desa-desa mitra, khususnya dalam aspek penyimpanan air bersih.

Bagi keluarga yang terdampak bencana banjir, dukungan terhadap kebutuhan dasar menjadi salah satu unsur penting dalam proses pemulihan kehidupan sehari-hari. Selain membantu memenuhi kebutuhan praktis rumah tangga, bantuan semacam ini diharapkan dapat mendukung masyarakat dalam membangun kembali rutinitas dan menjaga ketersediaan kebutuhan esensial.

Melalui penyaluran 1.126 jerigen di Desa Rantau Bintang, Desa Pantai Cempa, dan Desa Pengidam, PKPA melalui proyek INSIGHT diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi keluarga penerima sekaligus memperkuat dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang.

Baca juga Artikel ini:  Koperasi Merah Putih Babinsa Jadi Motor Pengerak

Ke depan, keberlanjutan dukungan terhadap kebutuhan dasar masyarakat tetap menjadi bagian penting dalam proses pemulihan pascabencana, termasuk upaya memastikan ketersediaan air bersih yang aman, layak, dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *