Polri  

Polisi Saweu Sikula: Satlantas Polres Pidie Jaya Tanamkan Budaya Keselamatan Berlalu Lintas Sejak Bangku Sekolah

0:00

Pidie Jaya (Meureudu) – ragamrajawalinusantara.id | Keselamatan berlalu lintas tidak cukup hanya ditegakkan melalui aturan dan penindakan. Kesadaran harus dibangun sejak dini, terutama di kalangan generasi muda. Semangat itulah yang terus didorong Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pidie Jaya melalui program Polisi Saweu Sikula.

Bertempat di SMAN 1 Trienggadeng, Senin (10/8/2026), personel Satlantas Polres Pidie Jaya hadir langsung di lingkungan sekolah untuk memberikan edukasi sekaligus menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas kepada para pelajar dan dewan guru.

Kegiatan yang berlangsung pukul 07.30 hingga 08.30 WIB tersebut dirangkai dengan pelaksanaan upacara dan sosialisasi keselamatan berlalu lintas. Momentum ini dimanfaatkan kepolisian untuk menyampaikan pesan-pesan strategis mengenai pentingnya disiplin, kepatuhan terhadap aturan, serta perilaku bertanggung jawab saat berada di jalan raya.

Para pelajar diingatkan untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan helm berstandar SNI, serta tidak mengendarai kendaraan bermotor apabila belum memenuhi persyaratan hukum, termasuk memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

Baca juga Artikel ini:  Berlomba Dengan Api: Satgas Udara TNI AU Maksimalkan Operasi di Riau

Tak hanya berhenti pada kesadaran pribadi, para pelajar juga didorong menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan keluarga dan masyarakat. Mereka diharapkan berani mengingatkan orang tua maupun anggota keluarga agar senantiasa menggunakan helm saat berkendara.

Dalam kesempatan tersebut, petugas turut memberikan perhatian khusus terhadap penggunaan sepeda listrik. Para pelajar diimbau agar tidak menggunakan sepeda listrik di jalan nasional lintas Banda Aceh–Medan yang memiliki karakteristik lalu lintas padat dan berisiko tinggi, sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya kecelakaan.

KBO Satlantas Polres Pidie Jaya bersama Kanit Kamsel dan personel Kamsel hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran polisi di tengah lingkungan pendidikan menjadi bagian dari strategi membangun komunikasi yang lebih dekat dengan generasi muda sekaligus menghadirkan edukasi keselamatan secara langsung dan humanis.

Baca juga Artikel ini:  Sat Reskrim Polres Pidie Jaya Serahkan Berkas Perkara Kekerasan Anak ke Kejaksaan Negeri

Kasat Lantas Polres Pidie Jaya menegaskan bahwa pendidikan keselamatan berlalu lintas merupakan investasi jangka panjang dalam membentuk karakter generasi muda yang disiplin dan bertanggung jawab.

“Keselamatan berlalu lintas bukan hanya tanggung jawab kepolisian, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak para pelajar untuk menjadi pelopor keselamatan dan selalu mengutamakan keselamatan sebagai kebutuhan,” ujarnya.

Program Polisi Saweu Sikula dengan demikian tidak sekadar menjadi agenda sosialisasi, tetapi menjadi ruang edukasi untuk membangun paradigma bahwa tertib berlalu lintas merupakan bagian dari budaya hidup yang harus ditanamkan sejak usia sekolah.

Dengan meningkatnya pemahaman dan kepedulian generasi muda, Satlantas Polres Pidie Jaya optimistis budaya keselamatan dapat tumbuh secara berkelanjutan, sekaligus mendukung terwujudnya Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) di Kabupaten Pidie Jaya.

Baca juga Artikel ini:  Tak Ada Ruang bagi Curanmor, Polsek Pondok Gede Berhasil Bawa Pelaku ke Meja Hijau.

Kegiatan berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan kondusif serta mendapat respons positif dari pihak sekolah maupun para pelajar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *