Pembangunan Jembatan Merah Putih Melanjutkan Penyusunan Pondasi sayap Jembatan Dan Pemasangan Ring Balok Plat Injak

0:00

BANGGAI,Ragamrajawali nusantara.id  –  Pembangunan Jembatan Armco “Jembatan Merah Putih” Di dusun 2 batu tanda Desa Obo Balingara, Kec Nuhon,Kab Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah, memasuki tahap penting pada hari Lima pelaksanaan pekerjaan, Kamis, (25/06/2026).

Pada tahap ini, personel Kodim 1308/Luwuk Banggai bersama masyarakat setempat Melanjutkan Penyusunan Pondasi Sayap Jembatan dan Pemasangan Ring Balok Plat Injak yang akan menjadi dasar utama pemasangan rangka jembatan.

‎Proses Melanjutkan  Penyusunan Pondasi Sayap Jembatan dan Pemasangan Ring Balok Plat Injak berlangsung dengan semangat gotong royong yang tinggi. Prajurit TNI dan warga bekerja berdampingan menyelesaikan tahapan pembangunan yang menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan proyek infrastruktur tersebut.

‎Komandan Kodim 1308/LB, Letnan Kolonel Infanteri Cepi Kartiwa S.Pd., mengatakan Melanjutkan  Penyusunan Pondasi Sayap Jembatan dan Pemasangan Ring Balok Plat Injak merupakan bagian krusial dalam pembangunan jembatan karena akan menentukan kekuatan dan ketahanan konstruksi dalam jangka panjang.

‎“Melanjutkan  Penyusunan Pondasi Sayap Jembatan dan Pemasangan Ring Balok Plat Injak kedudukan ini merupakan fondasi penting agar jembatan nantinya kokoh, kuat, dan aman digunakan dalam jangka waktu panjang.
Kami terus mengedepankan prinsip gotong royong bersama warga agar hasilnya benar-benar bermanfaat dan menjadi milik bersama untuk memajukan akses antarwilayah,” kata Letkol Inf Cepi Kartiwa S.Pd. saat memantau pelaksanaan pekerjaan.

‎Menurut dia, pembangunan Jembatan Merah Putih bukan sekadar proyek fisik, melainkan bagian dari upaya memperkuat konektivitas wilayah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah kepulauan.
Kehadiran jembatan tersebut diharapkan mampu mempermudah mobilitas warga, mempercepat distribusi hasil pertanian dan perkebunan, serta mendukung aktivitas sosial masyarakat.

‎Dandim 1308/LB menegaskan, keterlibatan langsung prajurit bersama masyarakat menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat dalam membangun daerah. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan selama proses pembangunan dinilai menjadi modal penting untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan.

‎“Pembangunan ini menjadi bukti nyata kehadiran negara di daerah terpencil. Kami berharap keberadaan jembatan nantinya dapat memperlancar mobilitas warga dan menunjang roda perekonomian masyarakat Desa Obo Balingara serta wilayah sekitarnya,” ujarnya.

‎Jembatan Armco “Jembatan Merah Putih” dirancang sebagai sarana penghubung yang strategis bagi masyarakat Dusun 2 Desa Obo Balingara. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu membuka akses yang lebih aman, cepat, dan efisien bagi warga dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.

‎Hingga hari kelima pelaksanaan, pekerjaan berjalan lancar dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat setempat. Antusiasme warga yang turut terlibat dalam proses pembangunan mencerminkan harapan besar terhadap manfaat jembatan bagi kemajuan wilayah mereka di masa mendatang.( Pendim 1308/LB )
Baca juga Artikel ini:  Satgas Yonif 509 Kostrad Gelar Pengobatan Gratis dan Penyuluhan Kesehatan di Intan Jaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *