BANGGAI,
Peresmian yang menjadi bagian dari pelaksanaan Peresmian Jembatan Perintis Garuda Merah Putih Aramco secara serentak di Desa Minangandala Kecamatan Masama Kabupaten Banggai tersebut dilakukan oleh Dandim 1308/Luwuk Banggai Letkol Inf Cepi Kartiwa S.Pd. Diwakili Oleh Kasdim 1308/LB Mayor Inf Selumiel, Bersama Forkopimda, Polsek Masama didampingi unsur Forkopimca Kabupaten Banggai. Senin (26/7/2026)
Prosesi peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Dandim 1308/LB ,Polsek Masama dan Forkopimda Banggai serta penekanan tombol sirene sebagai tanda dimulainya operasional Jembatan Perintis Garuda Merah Putih Aramco. Secara bersamaan, kegiatan tersebut terhubung dengan peresmian yang dipimpin Dandim 1308/LB Diwakili Oleh Kasdim Mayor Inf Selumiel , Untuk Sejumlah Jembatan Perintis Garuda Merah Putih Aramco Di Wilayah Kabupaten Banggai.
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Banggai Diwakili Asisten 2 Bapak Faisal Karim S.sos.M.si ,Dandim 1308/LB Diwakili Oleh Kasdim 1308/LB Mayor Inf Selumiel. ,Kadis PUPR Kab. Banggai yang diwakili Kabid Bina Marga Bpk. Faisal ,Danramil 1308-06/Lamala ,Pasiterdim 1308/LB Lettu Inf Rahman ,Camat Lamala BPK Hidayat Dulu .S.sos., Kapolsek Lamala Iptu I Wayan Sukarman, Kepala Desa Lamala ,Ketua dan Anggota BPD, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda ,Kepala SMP SD Tompotika Makmur Beserta Siswa dan Siswi Dan Tamu Undangan ± 150 Orang..
Dalam sambutannya, Dandim 1308/LB ,Letkol Inf Cepi Kartiwa S.Pd. Diwakili Oleh Kasdim 1308/LB Mayor Inf Selumiel Menegaskan Bahwa Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih Aramco merupakan hasil sinergi seluruh elemen bangsa yang memiliki tujuan sama, yakni meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan infrastruktur yang memadai.
“Kami memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga pembangunan jembatan ini dapat terlaksana dengan baik. Ini merupakan bukti bahwa kebersamaan antara pemerintah, TNI, Polri, pemerintah desa, dan masyarakat mampu menghadirkan pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” ujar Mayor Inf Selumiel.
Menurut Mayor Inf Selumiel , keberadaan Jembatan Memiliki arti strategis karena menjadi penghubung aktivitas masyarakat sehari-hari, baik untuk kepentingan pendidikan, pelayanan kesehatan, perdagangan, maupun distribusi hasil pertanian.
“Peresmian ini bukan sekadar berdirinya sebuah bangunan fisik, tetapi simbol gotong royong, persatuan dan kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat. Kami berharap masyarakat memiliki rasa memiliki, menjaga dan merawat jembatan ini sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” kata Kasdim.
Camat Lamala Bapak Hidayat Dulu .S.sos. Menyampaikan Rasa Syukur atas Terwujudnya Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih Aramco yang selama hampir dua dekade menjadi harapan masyarakat.
“Selama kurang lebih 20 tahun kami bersama masyarakat menginginkan adanya jembatan ini. Hari ini impian tersebut akhirnya terwujud. Kami mengucapkan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto, jajaran TNI AD, Pemerintah Kabupaten Banggai dan semua pihak yang telah membantu pembangunan ini,” ungkap Bapak Hidayat Dulu .S.sos.
Sementara itu, Bupati Banggai Diwakili Asisten 2 Bapak Faisal Karim S.sos.M.si. menyampaikan bahwa keberadaan Jembatan Perintis Garuda akan memberikan dampak besar terhadap peningkatan konektivitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Semoga jembatan ini mampu memperlancar transportasi masyarakat, mempercepat distribusi hasil pertanian, meningkatkan aktivitas ekonomi, serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi warga Desa Kranggan maupun Desa Leses. Namun saya juga berharap masyarakat bersama-sama menjaga dan merawat jembatan ini agar dapat digunakan dalam waktu yang lama sesuai kapasitasnya,” ujar Asisten 2 Bapak Faisal Karim S.sos.M.si.
Jembatan Perintis Garuda Merah Putih Aramco memiliki panjang 42 meter dan lebar 1,2 meter, membentang di atas Kali Desa Minangandala Kecamatan Masama serta menghubungkan Dusun dengan Dusun Lainnya. Infrastruktur tersebut memberikan manfaat langsung bagi sekitar 1.600 kepala keluarga, terdiri dari 700 Kepala Keluarga di Desa Minangandala Kecamatan Masama.
Keberadaan jembatan ini diharapkan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi kawasan, memperkuat konektivitas antarwilayah, membuka akses bagi daerah yang sebelumnya terkendala, serta mempercepat pemerataan pembangunan. Sinergi antara TNI AD Melalui Kodam XXIII/Palaka Wira Oleh Kodim 1308/LB Bersama Pemerintah Kabupaten Banggai menjadi bukti nyata komitmen menghadirkan infrastruktur yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat.( Pendim 1308/LB ).












