BANGGAI,
Dalam penyampaian materinya, Kapten Inf Supartono menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, menghargai perbedaan, serta memahami sejarah perjuangan Indonesia. Ia juga mengajak para siswa untuk menjadi generasi muda yang tangguh, disiplin, dan berperan aktif dalam menjaga keutuhan NKRI. Materi ini disampaikan secara komunikatif dan interaktif, sehingga para siswa terlihat antusias dan aktif dalam sesi tanya jawab.
Dari sudut pandang pendidikan karakter, materi wawasan kebangsaan sangat penting untuk membentuk identitas dan tanggung jawab sosial siswa sejak usia dini. Menurut sejumlah kajian ilmiah, pemahaman kebangsaan yang diberikan melalui pendekatan langsung oleh aparat TNI dapat memberikan pengaruh positif terhadap sikap nasionalisme dan semangat bela negara di kalangan pelajar. Oleh karena itu, kolaborasi antara universitas Muhammadiyah dan Koramil menjadi langkah strategis dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan di lingkungan pendidikan.
Ketua Panitia Dr. Muhammad Salahudin S. Pd. M. Pd , Ahmad Zazili mengungkapkan apresiasinya atas kontribusi Danramil 1308–03/Batui dalam kegiatan MATSAMA. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan guna menanamkan semangat kebangsaan dan cinta tanah air pada generasi muda. MATSAMA bukan hanya ajang pengenalan lingkungan Universitas Muhammadiyah Luwuk tahun akademik 2026 / 2027, tetapi juga sarana menanamkan nilai-nilai luhur yang akan menjadi fondasi dalam perjalanan pendidikan Mahasiswa ke depan. ( Koramil 03/Batui ).












