Polri  

Green Policing Jadi Gerakan Nyata, Kapolres Robby Ansyari Ajak Masyarakat Bangun Budaya Peduli Lingkungan

0:00

ragamrajawalinusantara.id – Aceh Tamiang | Komitmen menjaga kelestarian lingkungan tidak cukup berhenti pada slogan dan imbauan, tetapi harus diwujudkan melalui aksi nyata dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Semangat inilah yang terus digaungkan Polres Aceh Tamiang melalui program Green Policing, sebagai gerakan membangun kesadaran ekologis sekaligus memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Kapolres Aceh Tamiang AKBP Robby Ansyari, S.I.K., M.H., bersama pejabat utama (PJU), personel Polres Aceh Tamiang, Datok Penghulu, serta masyarakat turun langsung melaksanakan kegiatan kurve dan aksi bersih lingkungan di Masjid Al Ikhsan, Kampung Kota Lintang, Kecamatan Kualasimpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat (30/10/2026).

Kegiatan tersebut bukan sekadar agenda kebersihan rutin, melainkan representasi nyata kehadiran Polri dalam mendorong terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, nyaman, dan berkelanjutan melalui kolaborasi bersama masyarakat.

Pemilihan masjid sebagai lokasi kegiatan juga memiliki makna strategis. Selain menjadi pusat peribadatan, masjid merupakan ruang sosial dan pusat aktivitas kemasyarakatan yang perlu dijaga kebersihan serta kenyamanannya. Lingkungan tempat ibadah yang bersih mencerminkan kepedulian, kedisiplinan, dan tanggung jawab bersama.

Baca juga Artikel ini:  Kapolres Pidie Dampingi Kapolda Aceh Tinjau Posyan di Terminal Type B Sigli

Melalui gerakan Green Policing, Kapolres Aceh Tamiang AKBP Robby Ansyari mendorong perubahan pola pikir masyarakat bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian penting dari kehidupan sosial yang beradab. Kepedulian ekologis harus dibangun melalui kebiasaan sederhana, seperti tidak membuang sampah sembarangan, menjaga kebersihan fasilitas umum, mengurangi pencemaran, serta merawat lingkungan secara berkesinambungan.

Lebih dari sekadar kegiatan gotong royong, aksi tersebut menjadi momentum memperkuat hubungan kemitraan antara kepolisian, pemerintah kampung, dan masyarakat. Kebersamaan yang terbangun menunjukkan bahwa persoalan lingkungan tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak, melainkan membutuhkan kesadaran kolektif dan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat.

Dalam perspektif keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), lingkungan yang bersih, sehat, dan tertata juga menjadi bagian dari upaya menciptakan kualitas kehidupan sosial yang lebih baik. Karena itu, pendekatan kepolisian melalui Green Policing tidak hanya menitikberatkan pada pemeliharaan keamanan, tetapi juga mendorong tanggung jawab sosial terhadap keberlanjutan lingkungan.

Baca juga Artikel ini:  Polres Aceh Tamiang Gelar Upacara Hari Bhayangkara ke 79

Polres Aceh Tamiang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan gerakan peduli lingkungan sebagai budaya bersama, bukan sekadar aktivitas sesaat atau seremonial. Konsistensi dalam menjaga kebersihan lingkungan merupakan investasi jangka panjang bagi kesehatan masyarakat, kenyamanan ruang publik, serta keberlangsungan hidup generasi mendatang.

Pesan yang ingin ditegaskan melalui kegiatan ini adalah bahwa perubahan besar dapat dimulai dari tindakan sederhana. Membersihkan masjid, merawat lingkungan kampung, membangun kebiasaan hidup bersih, dan menghidupkan kembali semangat gotong royong merupakan langkah konkret menuju masyarakat yang lebih peduli dan bertanggung jawab terhadap alam.

Dengan semangat Green Policing, Polres Aceh Tamiang terus mendorong terwujudnya sinergi antara Polri dan masyarakat dalam membangun daerah yang bersih, sehat, aman, dan lestari.

Baca juga Artikel ini:  HUT TNI ke-81 Tahun 2026, Polsek Poso Pesisir Bawa Kue Ultah ke Koramil 09/Poso Pesisir

Dari masjid untuk masyarakat, dari gotong royong untuk masa depan. Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama.

POLISI BERSAMA MASYARAKAT, PEDULI LINGKUNGAN, WUJUDKAN ACEH TAMIANG YANG BERSIH DAN LESTARI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *