Karhutla Lahap 6 Hektare Perkebunan di Tolitoli, TNI-Polri dan Warga Turun Tangan

0:00

TOLITOLI,Ragamrajawalinusantara.id   —   Kebakaran lahan perkebunan terjadi di Desa Basi, Kecamatan Basidondo, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, Rabu (16/9/2026). Api membakar lahan perkebunan seluas sekitar 6 hektare yang berjarak sekitar 500 meter dari permukiman warga.
.
Kebakaran diketahui sekitar pukul 13.30 WITA setelah seorang warga melihat titik api di area perkebunan cokelat. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada aparat Desa Basi dan Babinsa Koramil 1305-04/Dondo.
Sekitar pukul 13.45 WITA, Babinsa bersama aparat desa, personel Polsek Basidondo dan masyarakat langsung melakukan pemadaman menggunakan peralatan manual. Hingga pukul 17.45 WITA, api berhasil dipadamkan, meski masih terdapat beberapa titik api di kawasan pegunungan yang sulit dijangkau. Sebanyak 48 personel terlibat dalam penanganan, terdiri dari TNI, Polri, aparat desa dan masyarakat.
Lahan yang terbakar merupakan perkebunan warga yang ditanami cokelat, sawit dan cengkeh. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.
Hingga pukul 22.15 WITA, Babinsa bersama sebagian masyarakat masih bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api maupun potensi api merembet ke lahan perkebunan warga lainnya.
Penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui. Namun, berdasarkan dugaan awal masyarakat, api kemungkinan berasal dari puntung rokok yang dibuang sembarangan di sekitar lokasi.
Kodam XXIII/Palaka Wira melalui jajaran kewilayahan terus mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla, tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api.
TNI bersama masyarakat terus bersinergi dalam penanganan dan pencegahan Karhutla guna melindungi lingkungan, lahan perkebunan dan permukiman warga.( Pendam XXIII/PW ).
Baca juga Artikel ini:  Danrem 132/Tadulako Hadiri Penutupan Piala Pangdam PSM Open Tournament di GBK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *