0:00
BUOL,Ragamrajawalinusantara.id — Personel TNI bersama Polri, pemerintah daerah, aparat desa, dan masyarakat bergerak cepat menangani kebakaran lahan perkebunan kelapa dan sagu di Desa Bokat, Kecamatan Bokat, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, Rabu (16/9/2026).
Kebakaran terjadi sekitar pukul 10.15 WITA dan menghanguskan lahan perkebunan seluas ±3 hektare. Lokasi kebakaran berada sekitar 10 meter dari permukiman warga sehingga penanganan dilakukan secara cepat untuk mencegah api meluas.
Kejadian pertama kali diketahui warga yang kemudian melaporkannya kepada aparat Desa Bokat, Babinsa Koramil 1305-09/Bokat, dan Polsek Bokat. Sekitar pukul 10.30 WITA, Babinsa bersama personel Koramil, aparat desa, Polsek, dan masyarakat langsung menuju lokasi dan melakukan pemadaman menggunakan tangki semprot air gendong.
Penanganan diperkuat pada pukul 10.45 WITA dengan kedatangan dua unit mobil Damkar Pemda Kabupaten Buol dan satu unit Water Canon Polres Buol. Seluruh unsur kemudian bersama-sama mengendalikan kobaran api agar tidak menjalar ke permukiman.
Berkat respons cepat dan sinergi seluruh unsur, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.30 WITA. Selanjutnya dilakukan pendinginan hingga pukul 15.00 WITA untuk memastikan bara di sejumlah titik benar-benar padam dan tidak kembali menyala.
Dalam penanganan tersebut, Koramil 1305-09/Bokat berperan aktif dalam koordinasi dan pemadaman bersama unsur terkait, sebagai bagian dari upaya TNI membantu melindungi masyarakat dan mencegah meluasnya dampak kebakaran.
Sebanyak 84 personel gabungan terlibat, terdiri dari TNI, Polri, Damkar, BPBD, aparat Desa Bokat dan masyarakat.
Kebakaran tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, sekitar 200 pohon kelapa dan 50 pohon sagu turut terbakar.
Penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui dan dalam penanganan aparat terkait. Berdasarkan informasi masyarakat sekitar, api diduga berasal dari aktivitas pembakaran lahan.
Danramil 1305-09/Bokat terus berkoordinasi dengan aparat desa, Polsek Bokat, Damkar, BPBD, dan masyarakat untuk memastikan kondisi lokasi aman serta mengantisipasi munculnya kembali titik api.( Pendam XXIII/PW )
Berita Terkait
Post Views: 8












