0:00
POSO,Ragamrajawalinusantara.id – Personel TNI, Polri, Brimob, pemadam kebakaran dan masyarakat bersinergi memadamkan kebakaran lahan kosong di Desa Pendolo, Kecamatan Pamona Selatan, Kabupaten Poso, Sabtu (12/9/2026).
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 16.40 WITA tersebut membakar lahan kosong dengan luas sekitar 14 hektare. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh puntung rokok yang dibuang sembarangan.
Babinsa Koramil 1307-11/Pendolo, Serda Mukrim, yang menerima informasi dari masyarakat segera melaporkan kejadian tersebut kepada Danramil. Selanjutnya, Babinsa bersama Bhabinkamtibmas, personel Brimob dan masyarakat bergerak ke lokasi untuk melakukan pemadaman secara manual menggunakan pompa punggung dan peralatan sederhana.
Upaya pemadaman sempat menghadapi kendala karena kondisi medan yang sulit dijangkau kendaraan serta tiupan angin yang cukup kencang. Mobil Damkar Kecamatan Pamona Selatan yang tiba sekitar pukul 17.00 WITA belum dapat menjangkau titik api secara langsung.
Upaya pemadaman kemudian diperkuat dengan kedatangan dua unit mobil pemadam, masing-masing dari Damkar Kabupaten Poso dan PT SJA, sekitar pukul 00.00 WITA. Dengan dukungan personel gabungan dan masyarakat, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.45 WITA.
Setelah api padam, personel gabungan langsung melakukan pengecekan dan pemantauan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak terdapat bara maupun titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran kembali.
Sebanyak 146 personel terlibat dalam penanganan kebakaran tersebut, terdiri dari personel Kodim 1307/Poso, personel Yonif 714/SM, personel Polres Poso, personel Brimob, serta masyarakat.
Dalam pemadaman, digunakan dua unit mobil Damkar Kabupaten Poso, satu unit mobil pemadam dari PT SJA, 35 unit pompa punggung dan empat unit pompa Alkon.
Tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materiel lainnya dalam kejadian tersebut. Kerugian yang tercatat berupa lahan kosong yang terbakar sekitar 14 hektare.
Kodam XXIII/Palaka Wira terus mendorong koordinasi dan sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, perusahaan dan masyarakat dalam upaya pencegahan serta penanggulangan kebakaran lahan, khususnya di tengah kondisi musim kemarau.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak membuang puntung rokok sembarangan maupun melakukan pembersihan lahan dengan cara membakar.
Masyarakat juga diharapkan segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin dan tidak meluas ke lahan perkebunan maupun permukiman warga.( Pendam XXIII/PW ).
Berita Terkait
Post Views: 8












